Sinyal WiFi Full Tapi Masih Lemot? Cara Ini Bisa Kamu Praktekin Sendiri !
Sering kejadian WiFi rumah masih aja lemot padahal kamu udah duduk di sebelah routernya? Atau kamu udah beli router spek dewa tapi masih aja lemot? Kenapa bisa begitu?
Sederhananya, WiFi bekerja seperti orang yang lagi ngobrolin bisnis, udah deal, lalu transaksi, dan jabat tangan bukti tanda sepakat. Dinamakan metode handshake karena metode yang digunakan merupakan komunikasi tektokan antara perangkat kita dengan router WiFi tadi. Dimulai dari penyebaran sinyal dari router, perangkat mengenali sinyal lalu mengirimkan permintaan untuk tersambung, router respon balik dengan meminta password, lalu perangkat memberikan password yang sesuai, saat semuanya terverifikasi maka koneksi sudah berhasil.
Dari koneksi yang sudah berhasil itu pasti ada aja hambatan yang terjadi. Pacaran aja masih suka ngambek, apalagi WiFi, frekuensi ngambeknya bisa lebih sering dan selalu ngajak berantem di waktu yang gak tepat. Cara ini bisa kamu praktekin sendiri untuk mengatasi problem lemot dari WiFi kamu.
1. Pastikan tidak terhalang media padat dan besar
Seperti tembok, beton, atau sejenisnya. Media tersebut memiliki tingkat kepadatan yang mampu memantulkan balik sebagian sinyal radio yang dikirimkan oleh router sehingga tidak sepenuhnya bisa diterima oleh perangkat kita.
2. Jarak
Gak semua antena WiFi bisa menjangkau semua area dalam rumah ataupun tempat. Pastikan kamu masih berada di sekitar router atau setidaknya berpindah untuk dekat dengan router. Semakin dekat, semakin baik.
3. Matikan beberapa setting ini di perangkat kamu
Jika ada setting untuk disable power-optimization khusus untuk WiFi, matikan terlebih dahulu. Matikan juga fitur Randomize MAC Address jika di perangkatmu punya fitur itu. Memang, secara keamanan fitur tersebut berguna apalagi kalau kamu lagi koneksi ke WiFi publik. Tetapi kalau koneksi WiFi rumah atau kantor, fitur tersebut tidak masalah untuk dimatikan. Ada kemungkinan router yang dipakai di rumah atau kantor tidak memiliki memory yang cukup besar untuk menampung semua identitas yang sudah di-generate dari fitur Random MAC Accress tersebut sehingga kinerja router melambat.
4. Standar WiFi
Untuk mengetahui standar WiFi yang dipakai apakah 2.4G, 5G, WiFi 6 ataupun WiFi 7, kamu bisa mengecek spesifikasi router yang kamu pakai. Pastikan juga perangkatmu sudah mendukung standar WiFi tersebut sehingga tidak ada kendala dalam transmisi data.
5. Setting Routernya
Biasanya, setting router yang paling berpengaruh adalah transmit power, frequency, dual-band, dan mesh router. Transmit Power pastikan dalam pilihan High, Frequency pakai yang terbaru, Nyalakan pilihan dual-band kalau routermu mendukung fitur tersebut, dan mesh WiFi jika router kamu dirancang untuk penggunaan secara mesh.Untuk setting router mesh. Kalau kamu pengen tau apa itu Mesh WiFi kamu bisa cek artikel kami yang ini.
6. Channel
Biasanya router akan set fitur ini menjadi Auto, tetapi seringkali hasilnya gak maksimal karena bisa jadi channel yang digunakan oleh router kita itu sama dengan router lain sehingga sinyal akan saling tabrakan dan bikin kecepatan jadi lemot. Cara paling mudah untuk cek channel WiFi adalah pakai aplikasi open-source seperti WiFi Analyzer. Aplikasi tersebut mampu mengecek channel yang dipakai setiap WiFi yang ada di sekitar perangkat kita. Setelah dapat informasinya, setting router kamu untuk pakai channel yang belum pernah dipakai oleh router di area tersebut sehingga koneksimu tidak akan diganggu oleh WiFi lain.
7. Faktor External
Hal diluar kendali kita seperti routernya memang sudah berumur atau mungkin sudah rusak, perangkat kita yang gak dukung, ataupun faktor lainnya.
Berikut cara yang bisa kamu praktekin sendiri kalau WiFi kamu bermasalah. Kalau masih belum teratasi juga, kamu bisa konsultasi langsung dengan Dreite. Kami akan berikan solusi terbaik untuk instalasi jaringan WiFi di rumah atau infrastruktur skala besar.